MARI BELAJAR BAHASA ARAB

Posted on Updated on

Yuk Belajar Bahasa ArabKalau ada yang menanyakan, “Apakah belajar Bahasa Arab itu penting?”, jawaban apa kira-kira yang akan kita berikan, pentingkah mempelajarinya atau tidak. Bagi yang mengerti tentu saja akan menjawab, “so pasti penting sekali lah”, mengapa? karena pada hakikatnya Bahasa Arab merupakan bagian dari ruh dan kehidupan seorang muslim, bukankah kita beribadah “shalat” dan berdoa dengan lafadh arab, selain itu Al Quran, kitab suci kita juga diturunkan dalam bahasa Arab, maka sudah tentu mempelajari bahasa Arab adalah suatu kewajiban yang tidak bisa dielakkan.

Allah berfirman dalam surat yusuf ayat: 2: (إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ ) yang artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya”, Sebagaimana firmanNya juga dalam surat az Zumar ayat 27-28: (وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُون, قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ ): “Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini Setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa”.

Dari ayat tersebut sangat jelas sekali betapa pentingnya ummat Islam menguasai bahasa Arab secara mendalam, karena dengan bahasa Arab lah Al Quran menjelaskan segala sesuatu yang masih buram dan membantah dengan tuntas hukum-hukum yang berlaku di zaman jahiliah.

Bahasa Arab adalah bahasa yang agung, karena itulah Allah memilihnya sebagai wasilah untuk menyampaikan kalamNya yang agung kepada Rasulullah akhirul Anbiya dengan perantaraan malaikatNya yang mulia dan di bumi pilihan, tanah Arab qiblat kaum muslimin.

Ya, itulah Al Quran dengan kalam araby yang sangat jelas, tidak ada pelencengan dan penyimpangan sedikitpun, bahkan ia sangat teratur dan tertruktur, sehingga manusia dapat dengan mudah mengambil pelajaran darinya.

Sudah jelas lah mengapa seorang muslim wajib mempelajari bahasa Arab, bahasa Al Quran dan al Hadits yang menjadi pedoman hidup kaum muslim di seluruh penjuru dunia. Seorang muslim yang sama sekali tidak mengenal dan memahami bahasa Arab bisa diibaratkan bagaikan mobil yang tidak punya lampu penerang yang berjalan di malam kelam tanpa cahaya bulan.

Dan ini sudah terbukti, bisa kita lihat sekarang betapa banyak kaum muslimin yang tidak mengerti dan memahami hakikat Islam yang sebenarnya, yang akhirnya membawa kepada sikap fanatik dan taklid buta, berjalan tanpa kendali dan tanpa pegangan yang pasti, sehingga muncullah generasi-generasi yang rapuh yang tidak membawa pengaruh baik terhadapa pengembangan agama maupun bangsa.

Selain faktor-faktor tersebut di atas, ada satu hal lain juga yang sangat mempengaruhi rendahnya minat seseorang untuk lebih mendalami Islam, yaitu karena sudah merasa cukup puas dengan keadaannya yang terlahir dalam lingkungan muslim, karena kebetulan jalur keturunan keluarganya adalah muslim, dan itu sudah cukup baginya,  banyak yang berdalih: “untuk apa lagi capek-capek belajar bahasa Arab, kita dari kecil sudah diajarkan shalat berserta bacaannya, dan kita sudah hafal, kalau mau tahu masalah hukum, tinggal tanya saja sama guru atau pak ustaz, kan banyak itu ustaz-ustaz”.

Iya memang betul sekali, tentu saja kita harus bertanya kepada yang lebih berilmu, tapi tidak sekedar bertanya sebatas sampul luarnya saja. Bagaimana juga? ya harus betul-betul mendalaminya dengan sungguh-sungguh berguru kepada para ulama tersebut dan itu merupakan bagian dari ibadah ummat Islam.

Penguasaan masyarakat kita terhadap bahasa Arab secara umum dan Al-Quran secara khusus memang masih dangkal sekali, bahkan kita acapkali mendengarkan statemen-statemen negatif tentang Bahasa Arab, ada yang mengatakan bahasa kuno lah, bahasa badui dan lain-lain, hingga kalau ditanyakan, “Anda hafal bacaan shalat dari kecil, tahu artinya tidak?” yang didapatkan malah jawaban yang sebenarnya tidak ingin kita dengarkan, seperti:

  • gak paham, yang penting baca aja, dari kecil kita diajarinya gitu kok.
  • Ada jawaban: “ribet, susah amat sih, mendingan bahasa inggris , lebih mudah” ( jujur sekali jawabannya :)), Memang Allah menyuruh hambaNya mempelajari segalanya, semuanya yang ada di bumi ini hendaknya kita pelajari dan kita jadikan sebagai ibrah (pelajaran). Dalam hal bahasa, belajar banyak bahasa sangatlah bagus, bahasa inggris, spanyol, prancis, jepang dan lain-lain silahkan dipelajari, tapi bahasa Arab juga harus jadi prioritas, semakin banyak bahasa yang kita kuasai semakin luas jangkauan kita di dunia ini, Allah menciptakan kita bersuku-suku dan dengan bahasalah kita saling mengenal satu sama lain. Namun dari semua itu, bahasa Arab memang mempunyai nilai lebih, ia selain alat komunikasi antar manusia, dia juga sebagai wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah, contohnya; ketika shalat, bacaannya wajib pakai bahasa Arab, ketika membaca Al Quran, tidak ada pilihan lain selain dengan bahasa Arab, setelah itu silahkan menafsirkannya dengan bahasa apa saja. selain itu bahasa Arab juga mempunyai keistimewaan dari segi tarikhnya yang panjang, juga dari segi uslub-uslubnya. Memang tidak salah bagi yang memandang bahasa Arab susah karena dia itu sangat dalam sekali, namun kalau kita sudah mendalaminya dan mempelajarinya dengan sungguh-sungguh malah semakin mengasyikkan (ini pengakuan para guru dan dosen saya), setelah dipraktekkan rupanya pengakuan itu benar adanya.
  • Ada juga yang jawab “Allah akan mengerti lah apapun yang kita ucapkan”. Iya, itu seratus persen betul dan tidak boleh dibantah,  karena Allah Maha Mengetahui dan Maha Menguasai segalanya, namun alangkah lebih eloknya kalau kita mengerti apa yang kita ucapkan, sehingga lebih terasa dekat dengan Allah, ibaratnya dua orang yang sedang berkomunikasi, yang satunya bercerocos apa saja tapi gak tahu apa yang dibicarakannya, apa lawan bicaranya akan ta’ajub kepada si pembicara tadi. Begitulah kira-kira :)

Jadi pertanyaannya, “Masihkah kita berpada dan merasa puas dengan secuil ajaran warisan yang kita dapatkan semenjak masa kecil  kita itu? Tidak maukah kita untuk menggali yang lebih dalam lagi sehingga kita juga bisa ikut menebarkan cahaya islam, cahaya Al Quran kepada generasi-generasi bangsa, sehingga dengannya umat islam akan bangkit lagi mengukir sejarah keemasannya yang sudah terlalu jauh meninngalkan kita.

Satu hal yang harus selalu kita ingat bahwa belajar bahasa Arab dan mendalami Al Quran bukanlah hal yang kuno, kalau generasi muslim kembali berpedoman kepada Al Quran niscaya masa keemasan akan kembali didulang, karena dari Al Quran banyak ibrah yang bisa dijadikan manusia untuk mendongkrak kejayaannya dunia dan akhirat, Al Quran mengandung petunjuk-petunjuk sain/ilmu pengetahuan yang tinggi yang hanya akan didapatkan oleh orang-orang yang berakal dan berpikir. kata-kata “orang-orang yang berpikir, orang-orang yang berakal” banyak sekali diulang-ulang dalam Al Quran, menandakan kalau belajar, membaca, meneliti dan mendalami ilmu pengetahuan itu sangatlah penting dan dianjurkan dalam Islam. Wa Allahu A’lam bi al shawab. (Meri)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s